Shopping cart:
Jumlah = pcs
Keranjang
085647595948
DOAB5E4B
Customer service 1
Customer service 1

KT00373 KAIN BATIK CAP PARANG BAGONG

KT00373 KAIN BATIK CAP PARANG BAGONG
Kategori Kain Batik Pre Order
Stok READY
KodeKT00373
Di lihat 331 kali
Berat ( /pcs )0.3 Kg
Harga Rp 135.000
Pesan Sekarang !
085647595948
08.00 - 21.00 WIB
Pilih Warna atau Produk Lainnya
KT00375 KAIN BATIK CAP BLUE MAROON KT00374 KAIN BATIK CAP MEGAH KT00372 KAIN BATIK CAP MBLADUS KT00371KAIN BATIK CAP MIX COLOUR

KT00373 KAIN BATIK CAP PARANG BAGONG

Seiring dengan perkembangan teknologi dan pengetahuan, maka semakin bervariasi produk kerajinan yang diproduksi masyarakat, salah satunya produk batik. Teknik dan motif batik tidak hanya diterapkan pada kain saja. Tapi media apapun saat ini bisa dikreasikan menjadi produk batik. Kali ini akan dibahas tentang batik kayu. Batik pada umumnya ditorehkan di atas kain, tapi batik lover dapat menemukan batik yang ditorehkan pada media kayu. Biasanya jenis kayu yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan adalah kayu lunak misalnya sengon atau albasia, wadang, jenetri, pule, mahoni, kuso, klepu, kembang, dan kayu jinjing. Kayu-kayu tersebut dipilih karena tidak keras dan mudah dibentuk serta mudah menyerap cairan (pewarna) juga tidak berminyak. Kayu sebagai bahan batik kayu harus mudah didapat dan mudah untuk direboisasi kembali dengan umur kayu layak tebang (pendek) hingga umur 2-3 tahun.

Membatik pada kayu prinsipnya hampir sama dengan membatik di kain. 1. Kayu direbus dengan air mendidih supaya getah-getahnya keluar untuk mengantisipasi adanya kerusakan saat kayu setelah difinishing. Selanjutnya kayu yang akan dibatik dibentuk sesuai model yang dinginkan. 2. Setelah kayu direbus kemudian dijemur dengan kondisi sampai benar-benar kering sehingga akan mudah dalam proses pengamplasan. Kayu yang sudah kering kemudian diamplas dengan standard kehalusan. 3. Kemudian kayu diberi pola sesuai motif yang diinginkan, supaya mudah dalam proses pembatikan. 4. Setelah pola terbentuk kayu tersebut akan dibatik menggunakan canting dan malam yang sudah dipanasi dengan suhu tertentu dalam wajan hingga berbentuk cair. 5. Setelah itu kayu yang sudah dibatik akan diwarna sesuai dengan yang diinginkan. Proses pewarnaan, menggunakan pewarna kimia khusus yang di impor dari Jepang dan China. 6. Setelah warna sudah muncul akan dilanjutkan dengan penutupan motif yang sudah diwarnai dengan malam. 7. Kayu yang sudah ditutup malam, akan dilanjutkan dengan pewarnaan dasar. 8. Setelah selesai selanjutnya tahap perebusan supaya malam terlepas dari kayu, sehingga motifnya terlihat. 9. Dilanjutkan penjemuran sampai benar-benar kering. 10. Kayu yang sudah kering akan dicelupkan atau dikuaskan cairan H2O2 yang berfungsi sebagai pemutih kayu. 11. Kayu yang sudah benar-benar putih yang terlihat hanya motif batik, dilanjutkan dengan proses finishing.

Proses membatik dengan media kayu membutuhkan keterampilan tersendiri dan berbeda dengan membatik diatas kain. Disebabkan polanya dibuat secara manual, bukan dicetak, maka membatik dengan media kayu membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi.

Motif batik yang diterapkan pada media kayu yaitu motif parang rusak, parang barong, kawung, garuda, sidorahayu, sidomukti, dan motif lainnya.

Berbagai produk kerajinan yang dihasilkan berupa topeng, wayang, almari, aksesoris rumah tangga, patung kayu, kotak perhiasan, gelang, kalung, sandal, dan hiasan batik kayu lainnya dengan kisaran harga mulai dari yang murah hingga jutaan tergantung pada tingkat kerumitan dan kesulitan pada saat mengerjakan. Produk tersebut juga dipasarkan keluar negeri atau pasar manca negara.

Jika batik lover datang ke Yogyakarta, sempatkan berkunjung ke Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Kurang lebih 12 km barat daya Kota Yogyakarta. Perjalanan ke Desa Wisata Krebet dapat dilakukan dengan melewati Jalan Bantul menuju arah selatan melewati Desa Wisata Kasongan. Selain berbelanja kerajinan batik kayu, batik lover juga bisa melihat langsung proses pembuatannya. Bahkan juga bisa belajar langsung untuk membuat batik kayu

Tidak semua jenis kain bisa dipakai sebagai bahan membatik, demi hasil yang maksimal dan berkualitas. Jadi kain yang digunakan untuk batik harus memenuhi standar teknis yaitu tidak rusak disebabkan pengaruh proses pembatikan dan bisa diberi warna pada suhu dingin atau suhu kamar. Sebab malam batik sebagai perintang warna tidak tahan suhu panas jika pada suhu panas akan mencair. Umumnya jenis-jenis kain dibuat dari serat alami seperti serat selulosa (tumbuh-tumbuhan) dan serat protein (binatang). Sesuai dengan standar teknis kain yang dapat digunakan untuk membatik adalah kain sutra dan kain kapas. 1. Kain Kapas Kain yang terbuat dari serat-serat tanaman kapas. Kain ini umumnya bersifat mempunyai daya serapnya yang baik, lebih tahan terhadap panas, tingkat kelenturannya sangat rendah, merupakan penghantar panas yang cukup baik. Ada beberapa jenis kain kapas yang dapat digunakan sebagai bahan batik yaitu: Kain mori, grey, rayon, dan kaos kapas. a. Kain Mori merupakan kain tenun dari benang kapas. Hasil olahan pabrik dengan anyaman polos dan diputihkan. Mori ada beberapa yaitu: primissima, prima, biru, voalisima, dan berkolin. Primissima termasuk yang paling tinggi kualitasnya dengan spesifikasi benangnya halus, benangnya kuat, konstruksi anyaman rapat sehingga pegangannya padat dan halus. Tapi kemampuan daya serap kurang baik. Untuk meningkatkan daya serap, saat ini telah diproduksi mori primissima mercerized dan sanforized dengan merek dagang Kereta Kencana, Crown, dan Bendera. Prima merupakan mori kualitas sedang dengan spesifikasi nomor benang sedikit lebih kasar, ketetebalan benang lebih rendah. Telah diproduksi prima mercerized dengan merek menjangan, Bendera, kupu, Gong, dan Ayam Mas. Mori Biru adalah mori kualitas rendah dengan spesifikasi nomor benang lebih kasar dari prima, ketebalan benang dan pegangan kain lebih kasar dari mori prima. Kain ini biasanya merek dagang garuda dunia, Cendrawasih, dan Nanas. Voalisima mempunyai kualitasnya sama dengan primissima hanya ketebalan benangnya lebih rendah. Berkolin juga mempunyai kualitasnya sama dengan primissima tapi telah diproses mercerized. Dapat ditemukan di pasaran dengan lebar 90 cm dan 115 cm. Kain mori ini biasa digunakan untuk membuat batik lukis. b. Kain Grey merupakan kain tenun benang kapas yang tidak mengalami proses pemutihan jadi warnanya masih alami atau natural. Dan dapat dibedakan menjadi beberapa seperti blacu, kain tenun ATBM, dan Gedhog. Blacu merupakan kain tenun kapas hasil olahan pabrik biasanya dengan lebar 90 cm, 115 cm, dan 150 cm. Kain tenun ATBM yaitu proses produksinya menggunakan alat tenun bukan mesin dan dengan berbagai ukuran kain serta desain struktur anyaman yang dibuat dengan doby. Jika sebagai bahan batik biasanya untuk busana wanita ataupun aksesoris. Gedhog dibuat dari serat kapas dengan alat tenun tradisional. Ini merupakan ciri khas batik Tuban yang tidak ditemukan didaerah lain. Bentuk fisiknya yang unik karena mulai dari menanam kapas, kemudian menenun dan akhirnya jadi batik semua dikerjakan didaerah Tuban. Sebenarnya tidak diketahui secara pasti kapan kain tenun gedhog mulai diproduksi didaerah ini. Menurut seorang pembatik yang kini telah berusia lebih dari 80 tahun diperoleh keterangan bahwa tenun gedhog telah dikenal lebih dari 100 tahun yang lampau. Kenapa disebut tenun gedhog disebabkan waktu menenun berbunyi ”dhog-dhog”. Beberapa jenis kapas sebagai bahan baku kain tenun gedhog yaitu yang berwarna coklat dan putih. Tanaman kapas yang aslinya berwarna cokelat dengan nama kapas ”lawa” (Jawa), menghasilkan kain tenun berwarna coklat. Apabila digunakan sebagai bahan batik, maka batik yang dihasilkan tidak akan berwarna putih melainkan coklat. Kain tenun gedhog mempunyai warna dan motif yang beraneka ragam. Misal, ada yang polos, bermotif lurik, atau kotak-kotak, serta berbagai motif yang lain. Disertai dengan satu warna atau berbagai warna. c. Rayon yaitu serat hasil regenerasi serat selulosa dan sifatnya menyerupai kapas akan tapi kekuatannya lebih rendah terutama terhadap alkali (jenis senyawa kimia). Rayon jika keadaan basah kekuatannya akan berkurang dan sebaliknya kapas akan bertambah. Kelebihan kain ini lebih berkilau dan mempunyai draping atau sifat menggantung yang baik. Misal shantung dan paris rayon. d. Kain Kaos Kapas merupakan kain katun hasil rajutan dan biasanya sebagai batik dalam bentuk produk kaos oblong (t-shirt). Batik Tuban juga menggunakan kaos kapas untuk T-shirt dengan motif khas daerah Tuban.

Proses atau teknik membatik ada batik cap,batik tulis, kombinasi batik cap dan batik tulis. Batik printing itu bukan batik, melainkan kain bermotif batik. Membuat batik tulis adalah seni melukis dengan menggunakan canting dan dilakukan sepenuh hati. Tiap goresan berhubungan erat dengan emosi pembatiknya. Sungguh adiluhung nilai seni batik tulis. Jika dilihat betapa besar kearifan yang tersimpan di dalam kerumitan penciptaannya dan pemaknaan yang disiratkan dalam tiap goresan. Meskipun coraknya sama, karya batik tulis tidak akan pernah persis sama antara satu dengan yang lain. Setiap Motif dan ornamentasi yang terkandung dalam batik memiliki tingkat kompleksitas yang sangat unik. Sebuah batik menggambarkan ornamentasi yang unik dan rumit dalam corak dan warna serta bentuk-bentuk geometris yang ditunjukkan. Bahan dan peralatan apa aja yang dipakai dalam proses membatik. Dibawah ini akan dijelaskan secara singkat.

1. Gawangan. Biasanya untuk menyangkutkan dan membentangkan kain saat mau dibatik. Gawangan bentuknya simpel, kuat, dan ringan. Bentuknya segi empat persegi panjang dengan dua buah kaki disisi bagian pendek. Untuk menopang dibuat potongan kayu pendek melintang seperti sepatu supaya dapat berdiri. Supaya mudah dipindah-pindah atau digeser. Biasanya terbuat dari dari kayu atau bambu. 2. Bandul. Terbuat dari timah, kayu, atau batu yang ditaruh dalam kantong. Supaya kain yang sedang dibatik tidak mudah tergesar tertiup angin atau ketarik pembatik secara tidak sengaja. 3. Wajan. Tempat untuk mencairkan malam. Biasanya dari logam baja atau tanah liat yang berbentuk cekung ditengahnya dan bertangkai. Supaya mudah diangkat dan diturunkan dari perapian tanpa menggunakan alat lain. 4. Kompor. Peralatan untuk membuat api biasanya berbahan bakar minyak tanah. Sekarang ada kompor listrik dan kompor gas khusus untuk membatik. Jaman dahulu cenderung pakai anglo berbahan bakar arang. 5. Taplak. Kain digunakan untuk pelindung biasa ditaruh dipangkuan pembatik supaya tidak kena tetesan malam panas sewaktu canting sedang ditiup atau membatik. Kalau sekarang bisa pakai koran. 6. Saringan Malam. Bentuknya seperti jala atau berpori kecil. Untuk menyaring malam yang sudah cair. Jika tidak disaring kotoran akan menyumbat jalannya malam pada cucuk canting sewaktu dipergunakan membatik. 7. Canting. Alat yang berbentuk seperti cucuk/paruh berlubang kecil dan diatasnya ada tempat menampung malam berbentuk silinder. Biasanya terbuat dari tembaga dan pegangannya dari bambu. Canting dipakai untuk menggambar pola batik dengan cairan malam seperti pena bulu untuk menulis. Canting diakui sebagai alat yang lahir dari kearifan lokal asli Indonesia dan bagian dari tradisi budaya yang tak berwujud. Canting ini dibuat dengan presisi agar malam yang keluar dari cucuk canting dapat mengalir lancar dan dapat sesuai dengan yang diharapkan. Menurut kegunaannya ada 3 jenis canting: canting nulis atau nglowong, nembok, isen-isen atau cecek. Juga ada canting cap dan canting listrik. 8. Kain Mori. Kain yang biasa dipakai untuk membuat batik. Pada umumnya katun. Kualitasnya bermacam-macam. Penggunaannya sangat menentukan baik buruknya kain batik yang akan dihasilkan selain kemampuan pembatik itu sendiri. Jenis yang biasa dipakai untuk batik adalah: primissima (terbaik), prima (sedang), dan belacu (rendah), serta belacu abu-abu (buruk). 9. Lilin atau malam. Bahan yang dipergunakan untuk membatik. Malam tidak habis, pada akhirnya diambil kembali dari proses mbabar. Tahap pengerjaan dari membatik sampai menjadi kain batik. Malam membatik berbeda dengan malam atau lilin biasa. Kalau malam batik bersifat cepat menyerap pada kain tetapi dapat dengan mudah lepas ketika proses pelorotan dengan air panas. Bahan yang digunakan gondorukem (sejenis resin dari pohon cemara), lemak binatang, lilin kote (terbuat dari sarang tawon), microwax, mata kucing (jenis tanaman), lilin gladagan (daur ulang dari proses nglorod) dan parafin. Lilin atau malam mudah didapatkan di pasar-pasar tradisional dan daerah satu dengan yang lain biasanya mempunyai komposisi yang berbeda. 10. Pola. Motif batik dalam kain ukuran tertentu sebagai contoh motif batik yang akan dikerjakan. Biasanya dibuat langsung pada kain atau bisa juga menyalin dari pola yang sudah ada. 11. Pewarna Batik. Zat atau cairan berwarna yang dapat memberi warna pada kain batik. Pewarna yang digunakan biasanya warna alam atau sintetis. Warna sintetis biasanya berupa napthol, procion, indighol, direk dan masih banyak macamnya. Warna alam berupa kulit kayu tingi, kayu nangka, kulit kayu tegeran, daun alpukat dan masih banyak macamnya.

Comment

download

BK0256 KAINBATIK & artikel tentang

Rp 130.000 150.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 085647595948
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBK0256
Nama BarangBK0256 KAINBATIK & artikel tentang batik wonogiren
Harga Rp 130.000 150.000
Lihat Detail »
download

KT00375 KAIN BATIK CAP BLUE MAROON

Rp 70.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 085647595948
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKT00375
Nama BarangKT00375 KAIN BATIK CAP BLUE MAROON
Harga Rp 70.000
Lihat Detail »

KT00374 KAIN BATIK CAP MEGAH

Rp 135.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 085647595948
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKT00374
Nama BarangKT00374 KAIN BATIK CAP MEGAH
Harga Rp 135.000
Lihat Detail »

KT00372 KAIN BATIK CAP MBLADUS

Rp 135.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 085647595948
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKT00372
Nama BarangKT00372 KAIN BATIK CAP MBLADUS
Harga Rp 135.000
Lihat Detail »

KT00371KAIN BATIK CAP MIX COLOUR

Rp 135.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 085647595948
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKT00371
Nama BarangKT00371KAIN BATIK CAP MIX COLOUR
Harga Rp 135.000
Lihat Detail »

KT00364 KAIN BATIK CAP SQUASH FRESH

Rp 139.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 085647595948
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKT00364
Nama BarangKT00364 KAIN BATIK CAP SQUASH FRESH
Harga Rp 139.000
Lihat Detail »

KT00370 KAIN BATIK CAP TRUNTUM RED

Rp 138.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 085647595948
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKT00370
Nama BarangKT00370 KAIN BATIK CAP TRUNTUM RED
Harga Rp 138.000
Lihat Detail »

KT00369 KAIN BATIK CAP KOTAK UNGU

Rp 139.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 085647595948
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKT00369
Nama BarangKT00369 KAIN BATIK CAP KOTAK UNGU
Harga Rp 139.000
Lihat Detail »

Rekening Bank

Budi Prihono, S.Sos - 0770538343
Budi Prihono, S.Sos - 1380010506520
Budi Prihono, S.Sos - 0282198021
Budi Prihono, S.Sos - 051201005742507
Alhamdulillah, Kain batik dari kami dapat dipastikan ASLI TRADISIONAL, memang harganya sedikit lebih mahal di bandingkan dengan kain batik printing, karena kain batik kami adalah seni dan nilai etnik inilah yang membuat mahal

Pengiriman

banner-instagram

Toko

Alamat : Jl. Salak 5 No. 125 Ngringo, Jaten, Karanganyar 57772
Telp : 0271 8202839 (call)
PIN BB : DOAB5E4B (chat)
HP : 085647595948 (sms/wa)
Email : indokabana@gmail.com
Yahoo : YM Customer Support 1
Jam Kerja : 09.00 - 17.00
Alhamdulillah, Kami melayani pemesanan dengan jumlah banyak yang dapat dipesan dari berbagai daerah. Kami pernah mengirim hingga sampai ke Jepang, Australia, Malaysia & Arab saudi.
085647595948

Pin BB : DOAB5E4B

Customer service 1