Katalog Kain Batik Kayamara, Brand Indokabana

KT00371KAIN BATIK CAP MIX COLOUR

KodeKT00371
Harga Rp 135.000
Stok READY
Berat(/pcs)0.3 Kg

Detail Produk

KT00371KAIN BATIK CAP MIX COLOUR

Saat ini batik masih menjadi pilihan berbusana dan juga semakin dikenal berbagai negara. Berbagai kreasi warna, motif, dan bahan yang berkualitas. Busana batik disukai dan dipuja oleh banyak negara. Batik buatan Indonesia bermutu tinggi dan nilai seninya luar biasa, bukan hanya indah dilihat, tapi nyaman saat digunakan. Waktu sekarang trend batik tidak hanya untuk pakaian atau baju. Dompet, sepatu, dan tas juga dikreasikan sedemikian rupa dengan penambahan kain batik hingga digambar batik, jadi barang tersebut terlihat lebih menarik dan unik. Eksplorasi bentuk dan desain batik pada fashion dan aksesoris, sekarang bahan dan media untuk membatik juga dikembangkan pada kulit. Contohnya sepatu batik kulit atau sandal batik kulit.

Pembuatan batik bisa dibedakan menjadi empat, yaitu batik tulis, batik cap, batik print, dan batik lukis. Keempat cara pembuatan tersebut bisa diaplikasikan pada media kulit. Jenis kulit yang dipakai, pengrajin biasanya menggunakan kulit sapi dan domba.

Tahap pembuatannya diawali dengan menyiapkan bahan kulit domba atau sapi. Kulit yang digunakan yaitu kulit split dan kulit mentah. Bahan kulit mentah adalah kulit yang langsung digunakan untuk proses pembuatan kerajinan kulit tanpa proses kimiawi atau alami. Kalau kulit split merupakan kulit yang sudah melalui proses kimiawi ataupun lainnya.

Tahap selanjutnya yaitu pengolahan kulit tersebut, kulit sapi atau domba direndam dengan menggunakan air selama satu hari hingga kulit jadi lunak. Selanjutnya direntangkan dengan menggunakan tali dan pigura kayu yang kuat untuk menjemur dibawah terik matahari sampai kering. Kalau sudah kering segera ditipiskan dengan cara dikerok kedua permukaan kulit yang ada bagian rambut dan sisa-sisa daging yang masih menempel. Pengerokan kulit menggunakan pisau. Permukaan kulit bagian dalam dikerok terlebih dahulu dan lebih banyak dikurangi agar diperoleh kulit yang berkualitas baik. Selanjutnya baru pengerokan kulit bagian luar sedikit karena bila dilakukan pengurangan terlalu banyak maka kulit yang dihasilkan akan menjadi mudah patah. Pada bagian ini hanya dihilangkan rambut-rambutnya saja kemudian dibersihkan cukup menggunakan air. Beberapa metode yang digunakan untuk mempermudah proses ini,seperti merendam kulit dengan air mendidih dan dengan menggunakan air kapur sebelum direntangkan atau dijemur. Pengerokan dengan pisau hanya dilakukan satu arah dari atas ke bawah atau sebaliknya. Jika kulit sudah dikerok, kotoran sisa-sisa kerokan dibersihkan dengan air dan bagian yang dikerok dihaluskan dengan menggunakan amplas. Kemudian dijemur diterik matahari hingga benar-benar kering.

Jika sudah kering, baru proses membentuk desain batik yang akan dibuat pada permukaan kulit. Motif desain bisa dipilih sesuai selera, mungkin bisa motif tradisional, modern ( kontemporer atau abstrak). Pembatikannya sama persis dengan proses membatik pada batik tulis. Bahan pewarnanya pun juga sama dengan pewarna tekstil. Jika proses pembatikan selesai kemudian bahan kulit tersebut baru dibuat produk fashion seperti sepatu, tas, sandal, ikat pinggang, gelang, dan aksesoris fashion lainnya. Kerajinan ini memiliki kisaran harganya mulai dari puluhan ribu hingga jutaan. Bagi batik lover yang berkantong tebal, kelihatannya harga bukanlah masalah asalkan merasa puas dengan produk yang sudah dibeli atau dipilih. Kerajinan ini juga bisa tampil gaya sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

Untuk mengecek kualitas kulit yang dipakai, batik lover bisa mencium baunya yang agak amis. Jadi untuk perawatan fashion atau kerajinan berbahan batik kulit sebaiknya simpan di tempat yang tidak lembab atau berair, tempatkan di lemari dalam kadar oksigen cukup atau terkena angin agar tidak mudah jamuran. Batik lover bisa menyimpannya dalam kantong kain dan simpan dengan cara digantung. Serta jangan dilipat agar bentuknya tidak berubah atau tertekuk. Saat tas atau sepatu berbahan batik kulit terkena noda kotoran, cukup basahi bagian yang terkena noda dengan menggunakan kain kasar yang sudah dicelup dengan sabun pencuci khusus. Usap dengan perlahan. Kalau menjemur jangan langsung di bawah sinar matahari. Kalau basah cukup diangin-anginkan saja. Supaya warna batik dan kualitas kulit terjaga. Jika harus disimpan dalam waktu yang cukup lama, dua minggu sekali dikeluarkan dari kantong penyimpanan untuk diangin-anginkan sekaligus dilihat kulit berjamur atau tidak. Jika iya cukup menghilangkannya dengan lap lembut. Gunakan silica gel agar kulit tidak mudah berjamur.

Membatik salah satu warisan dunia dari Indonesia yang telah diakui. Banyak muncul inovasi-inovasi dari membatik, berbagai media yang digunakan untuk membatik pun kini terus berkembang dan dicoba. Tidak hanya pada media kain, kayu, kulit, dan gerabah tapi kertas semen pun mulai dimanfaatkan. Cara pembuatan barang kerajinan batik di atas kertas semen ini sudah berlangsung sekitar tahun 2007 dan terus beralngsung.

Sampah yang mengotori lingkungan banyak macamnya dan selama ini hanya berpindah tangan dari satu orang ke orang lain, tapi tidak beralih fungsi atau tidak bermanfaat. Karena itulah keberadaan limbah sampah harus dikurangi atau ditanggulangi, caranya memperpanjang waktu pemakaian bahan-bahan yang tidak terpakai. Antara lain dengan mengolahnya kembali menjadi produk permanen yang bisa memberi manfaat bagi manusia dan tidak merusak alam. Contohnya kertas atau kantong semen selama ini hanya menjadi sampah atau kertas bekas dan hanya dibuang ketika tidak terpakai. Pembungkus semen tersebut biasanya hanya dijual secara kiloan dan selanjutnya dijual lagi. Tapi saat ini, sak semen tidak lagi hanya dijadikan sebagai sampah yang laku dijual rongsokan. Sak semen ternyata dapat diolah menjadi produk batik yang bernilai tinggi dan mempunyai nilai artistik.

Seorang seniman yang mengembangkan batik kertas semen adalah Harris Riadi yang bertempat tinggal dipusat batik didaerah Tirto, Pekalongan. Ia merubah kantong semen menjadi barang seni bercorak batik. Produk batik berbahan dasar media kertas sisa pembungkus semen ditampilkan untuk memperkenalkan khasanah batik daerah yang ramah lingkungan dan bernilai seni tinggi. Walau hanya terbuat dari kertas bekas semen, Produk dari kantong semen cukup kuat untuk dijadikan sebagai bahan aksesori rumah tangga dan dekorasi rumah. Karena kertas kantong tersebut cukup tebal dan tidak mudah sobek sehingga tahan lama. Sak semen yang sudah dibatik dimanfaatkan untuk gorden, sarung, bantal, tas, sandal, dan masih banyak lagi. Walaupun demikian ia sengaja tidak memanfaatkan kertas batik dari kantong semen untuk pakaian dengan alasan estetika dan tingkat higeinis. Contoh untuk membuat satu unit gorden, sarung bantal, maupun tas, dibutuhkan sebanyak 1-2 sak semen.

Tahap pembuatan batik kertas semen tidak berbeda dengan cara pembuatan kain batik tulis. Cuma pewarna yang digunakan dalam membuat kertas batik menggunakan pewarna alami. Jika menggunakan pewarna dari bahan kimia atau bahan sejenis, sak semen akan mudah hancur atau rusak. Terakhir hasil batikan dengan menggunakan media kertas nyaris sama dengan hasil batikan dengan menggunakan kain mori. Jika hanya dilihat sekilas tampak tak ada perbedaan yang berarti. Produk kerajinan kertas batik dengan kain batik baru bisa dibedakan setelah dipegang dan diraba baru ketahuan perbedaanya.

Cara pembuatan batik kertas semen ini dimulai dengan mencuci semua kantong semen bekas yang akan dipakai. Kertas semen dimasukkan ke dalam bak yang berisi air bersih. Kemudian dicuci lalu dikeringkan dengan cara digantung atau dijemur. Kertas semen yang telah bersih kemudian dipotong sesuai ukuran barang yang akan dibuat atau direncanakan. Selanjutnya kantong semen dibatik dengan cara dicap dengan desain yang diinginkan. Tahap pengecapan ini dilakukan secara hati-hati sehingga batik cap yang diperoleh terlihat rapi dan terlihat jelas polanya. Tahap selanjutnya merebus kantong semen yang telah dibatik dengan air panas yang sudah disiapkan. Proses perebusan ini dilakukan untuk menghilangkan lilin batik atau malam yang menempel. Selanjutnya memasuki proses pengeringan dengan cara dijemur atau diangin-anginkan. Kertas semen yang telah selesai dibatik lalu diproses dengan cara dipotong sesuai pola dan dilem pada bagian yang telah ditentukan. Selanjutnya dijahit dengan menggunakan mesin jahit khusus. Tahap penjahitan ini dilakukan oleh tenaga kerja yang telah ahli dan terampil, agar dihasilkan jahitan bagus dan rapi serta teratur.

Ada dua metode pembuatan kertas batik dari kantong semen atau sak semen. Cara pertama membatik kantong semen yang sudah dibersihkan atau sudah dicuci, tidak diolah terlebih dulu. Selanjutnya kertas dibatik dan dibuat aksesori rumah tangga dan sebagainya. Cara kedua dengan memilin potongan kantong semen menjadi tali-tali dan kemudian merajutnya menjadi berbagai aksesori atau barang seni lainnya. Jika rajutan sudah terbentuk barulah dibatik di atasnya permukaanya. Tali-tali yang dipilin maupun yang tidak mempunyai kualitas yang sama. Hanya selera yang membedakan. Kerajinan rumah tangga dari kertas batik juga dapat dicuci atau dibersihkan.

Kertas semen juga diwarnai dengan teknik tie dye atau ikat celup dalam pewarna. Kertas semen dibersihkan dari semen dengan menggunakan spon dengan sedikit air hingga tidak ada semen yang menempel. Selanjutnya kertas semen dicelupkan ke dalam air sebentar lalu diangkat,dan keringkan kertas semen dengan cara diikat. Sak semen dimasukkan ke dalam air mendidih yang sudah diberi pewarna (wantek) yang dikehendaki. ketika memasukkannya ke air mendidih harus ada tekniknya biar merata jangan sampai belang. Yang sudah diwarnai diangkat lalu dicelupkan sebentar ke air dingin beberapa saat. Kemudian kertas semen dijemur atau diangin-anginkan. kertas kemudian disetrika supaya tidak kucel. Baru bisa diproses seperti dijahit atau disulam dengan benang. Selanjutnya kertas tersebut diberi formula tahan air biar tidak cepat rusak dan diberi lapisan fernis agar terlihat mengkilau.

Kerajinan kertas batik berbahan kantong semen dipasarkan di dalam negeri dan juga diekspor ke negara Eropa, Korea, dan Netherland. Kerajinan tersebut banyak disenangi pembeli manca negara karena merupakan produk daur ulang dari bahan natural yang mudah larut kembali menjadi tanah jadi tidak merusak. Produk batik kertas semen yang dibuat tidak mudah berjamur. Kerajinan berbahan kertas semen yang dibatik terlihat sangat unik dan inovatif sertra menarik.

 

INFORMASI BERMANFAAT UNTUK ANDA

KUNJUNGI PUSAT BATIK MURAH BERKUALITAS DAN NYAMAN

BATIK INDOKABANA SEBAGAI PRODUSEN DAN PENJUALAN KAIN BATIK CAP DAN TULIS TERBAIK DAN MURAH

 

http://www.indokabana.com/

>>> GROSIR BAJU, KLIK DISINI <<<

KAIN-BAJU.COM SEBAGAI GROSIR KAIN DAN BAJU TERMURAH DAN BERSAHABAT MODEL UPDATE

TEMUKAN SOLUSI DAN DAPATKAN SEGERA, LENGKAP, KEBUTUHAN

BAJU, KAIN & SERAGAM BATIK TERBAIK DAN MURAH

http://www.kain-baju.com/

>>> GROSIR BAJU, KLIK DISINI <<<

Memang batik tidak akan pernah habis untuk diungkap. Hari ini akan membahas pembuatan batik dari media gerabah. Kerajinan tangan yang terbuat dari bahan tanah liat yang biasa disebut tembikar atau gerabah.
Kerajinan gerabah ini biasanya dibedakan menjadi tiga macam yaitu
1.Proses pembatikannya langsung dilakukan dipermukaan gerabah.
2.Gerabah dilukis atau dicat dengan motif atau pola.
3.Ditempel atau dihiasi menggunakan kain, biasanya kain batik sisa

Kerajinan Batik gerabah yang proses pembatikannya langsung dilakukan dipermuikaan gerabah mempunyai proses sama dengan membatik dipermukaan kain. Gerabah yang sudah melalui proses pembakaran, kemudian digambari menurut dengan desain atau pola yang dihendaki. Selanjutnya gerabah dibatik menggunakan malam yang mencair, peralatan yang digunakan biasanya berupa kuas atau canting. Supaya menghasilkan batik gerabah tulis yang indah, sebelumnya gerabah dicat putih dulu. Supaya tampilan gerabah mirip kain yang akan dibatik dan garis-garis putih seperti batikan pada kain dapat keluar. Tapi untuk memberikan suasana natural, biasanya langsung dibatik tanpa dilapisi cat putih terlebih dulu. Kemudian pembatikan masuk tahap proses pewarnaan dan pelorodan malam, kerajinan batik gerabah mempunyai proses yang sama dengan batik tulis. jika proses telah selesai, kemudian batik gerabah difinishing menggunakan pelapis cat seperti melamin atau aqualaquer supaya terlihat mengkilau. Kerajinan gerabah yang sudah dibakar memiliki daya tahan yang baik terhadap air jadi tak ada pengaruh kerusakan pada saat proses pembatikan gerabah. Malah akan menambah artistik dan keunikan. Keunikan itu akan menambah nilai jual terhadap batik gerabah.

Proses batik gerabah yang kedua yaitu gerabah batik yang prosesnya dilukis atau dicat dengan pola atau corak batik. Proses pengerjakan gerabah ini tidak melalui proses pembatikan. Tapi motif yang digambarkan pada gerabah menggunakan gaya atau pola batik. Pembuatannya lebih sederhana dan tak memerlukan waktu yang cukup lama. Tembikar yang sudah melalui proses pembakaran, Kemudian dilapisi dengan cat warna putih kemudian gerabah diberi gambar sesuai pola yang telah ditetapkan. Kemudian barulah dilukis menggunakan cat air diatas permukaannya. Suypaya bertahan keawetan lukisan pada gerabah biasanya gerabah dilapisi dengan melamin atau sejenis aqualaquer.

Terakhir terdapat batik gerabah yang dihiasi atau ditempel kain bermotif batik. Kain yang digunakan biasanya jenis batik lawasan atau batik bekas yang sudah tidak terpakai. Supaya menambah nilai artistik dan keunikan pada tembikar tersebut. Pemilihan kain diterapkan sebagai altenatif media hias karena memberikan nuansa antik pada produk tembikar yang dihias. Tembikar mempunyai nuansa antik untuk pasaran saat ini sering kali menjadi suatu hal penting dan dicari oleh pembeli. Cara penerapan dekorasi ini adalah pertama menentukan jenis motif kain dan posisi motif pada permukaan tembikar. Pengrajin dituntut memiliki ketrampilan yang cukup untuk mencapai kualitas desain yang bagus, jika dilihat dari sisi kualitas penerapan maupun kualitas penampilan motif batik. Penetapan motif dilakukan untuk memilih motif mana yang cocok untuk gerabah berbadan melebar (horisontal) dan mana motif kain yang cocok untuk badan gerabah yang meninggi. Penetapan motif seperti ini tidak mutlak, sebab penetapan motif terkadang ditentukan oleh pesanan tau keinginan konsumen. Selanjutnya motif kain ditentukan dilanjutkan dengan pemotongan kain batik lawasan. Cara penerapan kain pada badan gerabah dilakukan dengan teknik tempel dengan perekat berupa lem. Biasanya digunakan adalah lem kastol yang dijual bebas di pasar atau ditoko kelontong. Tahap penempelan disebut berhasil bila hasil tempelan melekat dengan baik dan tidak terjadi gelembung-gelembung yang berisi udara. Tahap akhir atau finishing biasanya hasil tempelan kain yang sudah kering dilapisi dengan cat transparan atau melamin. Pemakaian kain batik lawasan sebagai bahan hias dapat dilakukan terhadap semua bentuk temnikar. Tetapi yang paling penting diperhatikan adalah ketelitian dan ketelatenan proses penempelannya.

Gerabah yang telah selesai dibatik biasanya memiliki variasi bentuk yang bermacam-macam yaitu piring, tempat payung, asbak, guci, vas bunga, poci, kursi dan meja, tempat buah, bakaran sate, tempat sambal, tungku, wajan, dan lain sebagainya. Mulai dikembangkan Batik gerabah di beberapa sentra kerajinan gerabah yang ada di Indonesia. Sentra atau pusat kerajinan gerabah terdapat di Kasongan (Bantul, Yogyakarta), Pagerjurang (Bayat, Klaten, Jawa Tengah), Kecamatan Plered (Purwakarta, Jawa Barat), Bali dan Lombok.

Ternyata membatik bisa diaplikasikan pada berbagai media. Bagi batik lover bisa mengoleksi gerabah batik sebagai hiasan dekorasi atau perabot rumah.

Comment