Katalog Kain Batik Kayamara, Brand Indokabana

KT00009 KUPU TOLETAN REEL, MOTIF BATIK LAMPUNG

Sale
KodeKT00009
Harga Rp 88.000 120.000
Anda Hemat Rp 32.000 (26.67%)
Stok Ready
Berat(/pcs)0.3 Kg

Detail Produk

KT-00009-Kupu-Coletan-Reel

Kupu-kupu hijau: Sebuah Buku Puisi Tingkat buku ini 1 dari 5 stars2 dari 5 stars3 dari 5 stars4 dari 5 stars5 dari 5 Green Kupu-kupu: Sebuah Buku Puisi oleh Kia Jackson Raja 0.0 dari 5 0.00 · rating details · 0 ratings · 0 ulasan “Hijau kupu-kupu” adalah kumpulan puisi paralel kehidupan seorang wanita muda saat ia memeluk identitas diri, mengalami pelajaran cinta, mengingat kehidupan, mencerminkan pada isu-isu, dan menyambut perubahan. Ditulis antara Juni 1999 (penulis masuk ke tahun terakhirnya di sekolah tinggi) sampai Juni 2003 (penulis masuk ke tahun seniornya di perguruan tinggi), “Hijau Kupu-kupu” adalah puncak dari penemuan indah suara seorang wanita diterjemahkan ke dalam puisi. Puisi King adalah ahli dan memungkinkan pembaca untuk mengikutinya dalam penerbangan. Lama setelah puisi terakhir dibaca, kata-katanya akan berubah menjadi memori abadi.

Motif-motif Batik Lampung yang berkembang saat ini merupakan sebagian diambil dari motif-motif pada kain tradisional Lampung yang telah berkembang sebelumnya. Banyak motif batik Lampung modifikasi yang bermunculan. Seperti motif gamolan, siger, kupu-kupu, dan gajah. Hal tersebut merupakan simbol perkembangan budaya yang diaplikasikan ke dalam motif batik yang diangkat dari akar budaya daerah masing-masing.

Batik Lampung Motif Gajah dan Kapal Batik Lampung Motif Gajah dan Kapal (Sumber: http://log.viva.co.id) Batik Lampung Motif Kapal Batik Lampung Motif Kapal (Sumber: http://sketsabudaya.blogspot.com) Ingin membeli alat-alat membatik? Klik Disini untuk mendapatkan alat-alat membatik. Seiring dengan bergesernya budaya dari budaya lama menuju budaya modern, segi teknik, desain maupun proses pembuatan sudah jauh lebih maju dari ratusan tahun yang lalu. Batik Lampung tetap mengangkat ciri kebudayaan Lampung meski dengan gaya kontemporer dengan tidak mengurangi makna dan esensi yang terkandung di dalamnya. Sehingga rasa kebanggaan terhadap budaya Lampung bisa dirasakan bagi pemakainya dan menjadikan ciri khas atau identitas tersendiri. Batik Lampung Gaya Kontemporer Batik Lampung Gaya Kontemporer (Sumber: http://www.gabovita.com) Motif asli yang tetap eksis yakni batik motif sembagi. Batik sembagi merupakan batik asli Lampung yang telah diadopsi menjadi kain adat dan sudah disakralkan sebagai kain penutup mayat. Batik sembagi khusus untuk penutup mayat memiliki corak warna khusus, yakni gelap. Sedangkan warna-warna terang lebih banyak dipakai untuk dijadikan sebagai pakaian. Batik sembagi memiliki banyak motif hasil kreasi, yaitu sembagi belando dan sembagi sekebar. Ciri khas batik Lampung yakni terdapat gambar bunga kaca piring, sepedundung, dan lain-lain. Motif-motif ini merupakan motif yang diadopsi oleh masyarakat Lampung. Batik Sembagi Batik Sembagi (Sumber: http://www.sanggi.net) Namun ada pendapat yang berbeda tentang batik sembagi ini. Dalam literatur, disebutkan kain sembagi adalah kain khas coromandel cloths dari India bukan batik Lampung. Dalam sejarah batik, Lampung tidak memiliki batik. Kain sembagi yang disebut batik Lampung itu sebenarnya tidak ada bedanya dengan batik di Jawa, yang juga disebut serasah atau kumitir. Kain bermotif geometris ini mulai dipopulerkan di Sumatera Selatan pada abad ke-15 yang pada masa itu pemasarannya dimonopoli oleh VOC (De Vereenigde Oost Indische Companie). Pendapat lain menyebutkan, jika batik Lampung sudah ada sejak abad ke-15, yang sering disebut kain sembagi. Perbedaan pandang tersebut merupakan celah untuk duduk bersama, kemudian mendiskusikannya dan menelusuri keberadaan batik Lampung. Untuk melakukannya perlu mengumpulkan bukti-bukti sejarah yang otentik dan literatur pendukung. Penelusuran ini menjadi penting untuk mencari kesepahaman bersama tentang keberadaan batik Lampung. Penelusuran ini bisa dilakukan oleh pemerintah dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari budayawan, sejarawan, pencinta batik, kaum adat, dan masyarakat pada umumnya. Tujuannya untuk mengetahui seluk beluk batik Lampung guna merumuskan solusi dan persespi yang sama agar tidak ada lagi klaim secara sepihak. Selain itu, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap makna dan hakikat warisan budaya Lampung. Serta dapat mempublikasikan kebudayaan batik tersebut dan menetapkannya sebagai warisan budaya Lampung, dan bisa tercatat dalam kerajinan batik Indonesia.

Comment